1. Pilih Game yang Akan Kamu Tekuni
Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah memilih game apa yang akan kamu kuasai. Apakah kamu suka dengan MOBA, FPS, Fighting, Sports, atau yang lainnya. Langkah awal ini yang akan menjadi penentu seberapa besar kesempatanmu untuk masuk ke dalam dunia eSport-nya.
2. Latihan, latihan, latihan
Karena kamu sudah berikrar untuk menjadi atlet, maka kamu sudah harus bersikap berbeda. Layaknya atlit olahraga lainya kamu perlu latihan keras untuk mencapai level profesional. Setidaknya, kamu harus punya jam terbang tinggi. Mengetahui semua seluk-beluk di dalam game tersebut.
Belajar berbagai taktik yang bisa digunakan dalam game. Latihan yang dilakukan harus rutin dan stabil, meskipun pertandingan yang kamu lakukan menang ataupun kalah. Jangan terlalu cepat mengikuti Ranked Match apabila kamu belum benar-benar siap. Ingat, practice makes perfect!
3. Tetap Termotivasi
Ada kalanya, kamu akan merasa sangat sulit untuk meningkatkan kemampuanmu di dalam game yang kamu tekuni. Namun, jangan langsung merasa gagal dan patah semangat. Tetapkan motivasi agar kamu bisa segera bangkit kembali.
4. Jaga Pola Hidup Sehat
Ketika kamu sudah bisa menjaga motivasimu dalam proses mengasah kemampuanmu di dalam game, selalu ingat untuk tetap menjaga pola hidupmu tetap sehat. Jangan hanya karena kamu sedang sangat bersemangat lalu kamu bermain hingga 24 jam. Malahan, seorang atlet eSport sangat diperhatikan jam istirahatnya, makanan, hingga pola olah raganya.
Hal ini dikarenakan istirahat yang cukup adalah kunci agar para atlet mampu mempertahankan staminanya dalam pertandingan. Apabila bisa, buatlah jadwal untuk kegiatanmu mulai sekolah (apabila kamu memang masih sekolah), latihan, olahraga, istirahat, dll.
5. Cari atau Bentuk Teammu
Ketika semua latihan telah kamu lakukan, kamu akan mendapat reputasi dari game yang kamu tekuni tersebut. Reputasi tersebut bisa berupa poin MMR di Dota 2, ataupun Ranking di dalam CS:GO. Coba carilah referensi kualifikasi apa saja yang dibutuhkan untuk debut professional dari game yang kamu tekuni. Dari situ kamu kini bisa memulai langkah profesionalmu ke tingkat lebih lanjut dengan masuk ke dalam sebuah team.
Kamu bisa saja membuat team sendiri dengan teman-teman yang kamu percaya, atau jika kamu memang sangat hebat, maka team professional sendiri yang akan merekrutmu. Kamu juga bisa menggunakan komunitas yang kamu ikuti untuk membantumu mencari team yang tepat.
6. Prepare Your Gear
Meskipun banyak yang bilang bahwa “Yang penting itu skill, bukan peralatannya” tapi bukan berarti bahwa membeli perlengkapan gaming itu hal yang remeh. Tapi posisikan perlengkapan yang kamu beli nantinya adalah pendukung dari permainmu. Kamu tidak perlu membeli perlengkapan seperti mouse, keyboard, mousepad, dan headset yang terbaik dan termahal. Yang penting sesuaikan dengan kebutuhan dan nantinya akan mempermudah permainanmu. Carilah referensi dan review terlebih dahulu sebelum membeli, apabila memungkinkan datangi toko dan coba dahulu perlengkapan yang akan kamu beli apakah sudah sesuai atau belum.











